Imbuhan me-
Imbuhan adalah morfem tambahan yang dilekatkan pada kata dasar dan tidak memiliki arti jika berdiri sendiri.
Imbuhan disebut juga afiks, terdiri dari:
a. Awalan ( prefiks ); co: me-, di-, per-
b. Sisipan ( infiks ); co: -el-, -er-, -em-
c. Akhiran ( sufiks ); -an, -i, -kan
d. Awalan-akhiran ( konfiks ); co: me-/-kan, per-/-an
Imbuhan me-
Kaidah-kaidah imbuhan me-:
1. Ibuhan me- tidak berubah apabila bertemu dengan kata dasar yang berawalan bunyi (l, m, r, w, y )
contoh:
a. lawak ............. melawak
b. makan ............. memakan
c. rawat ............. merawat
d. rusak ..............merusak
2. Imbuhan berubah menjadi meng- apabila bertemu dengan kata dasar yang berawalan bunyi vokal ( a, e, i, o, u )dan kosonan ( g,h,k )
contoh:
a. arak .............. mengarak
b. erang ............. mengerang
c. igau .............. mengigau
d. obral ............. mengobral
e. usut .............. mengusut
f. garuk ............. menggaruk
g. hujam ............. menghujam
3. Imbuhan me- berubah menjadi men- apabila bertemu dengan kata dasar yang berawalan bunyi ( c, d, j, t )
contoh:
a. contek ............ mencontek
b. dera .............. mendera
c. jilat ............. menjilat
d. tarik ............. menarik
4. Imbuhan me- berubah menjadi mem- apabila bertemu dengan kata dasar yang berawalan bunyi ( b, f, t, v )
contoh:
a. buru ............. memburu
b. fasilitasi........ memfasilitasi
c. tepuk ............ menepuk
d. veto ............. memveto
5. Imbuhan me- berubah menjadi meny- apabila bertemu dengan kata dasar yang berawalan bunyi ( s )
a. satu ............. menyatu
b. serbu ............ menyerbu
6. Imbuhan me- berubah menjadi menge- apabila disandingkan dengan kata dasar yang hanya terdiri dari satu suku kata.
contoh:
a. bom ............. mengebom
b. cat ............. mengecat
Selasa, 11 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar